JAKARTA,Walipos.com – Warga kembali menyampaikan keluhannya terkait pak ogah yang diduga mengambil alih Lampu Pengatur Lalu Lintas di kolong Tol Jelambar, Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2026).
Keluhan tersebut disampaikan melalui video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pak ogah berdiri di tengah jalan dan mengatur kendaraan yang melintas.
Aktivitas tersebut terlihat dilakukan ketika lampu pengatur lalu lintas berada dalam kondisi hijau. Situasi ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pengendara yang melintas di lokasi harus mengikuti arahan dari seseorang yang bukan merupakan petugas resmi, di tengah arus kendaraan yang tetap berjalan.
Selain persoalan keselamatan, keberadaan pak ogah juga disebut warga dapat memicu perlambatan arus kendaraan hingga menimbulkan kemacetan di kawasan tersebut.
Sebelumnya keberadaan pak ogah di lokasi itu sempat ditertibkan oleh pihak terkait setelah aktivitasnya beredar di media sosial. Namun, aktivitas serupa kembali terlihat dan menjadi perhatian.
Warga berharap penertiban tidak hanya dilakukan sesaat. Pengawasan secara konsisten dinilai diperlukan untuk mencegah aktivitas pengaturan lalu lintas oleh pihak yang tidak berwenang kembali terjadi.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan yang melintas di kawasan kolong Tol Jelambar.
(Rwn)

Komentar