SERANG,Walipos.com – Aktivis Mahesa Albantani melalui akun tiktok pribadinya @newmahesaalbantani melontarkan kritik keras terhadap Gubernur Banten Andra Soni terkait kondisi Sungai Ciujung, Serang, Banten yang dinilai semakin memprihatinkan.
Sungai tersebut disebut berwarna hitam pekat dan berbau diduga tercemar limbah pabrik di wilayah Banten, khususnya Kabupaten Serang.
Ia mempertanyakan langkah peninjauan kali Angke yang dilakukan Gubernur Banten, sementara kondisi Sungai Ciujung yang diduga tercemar dinilainya belum mendapat perhatian serius.
“Ya, gimana saya enggak nyebut gubernur pelongo? Yang disisir Kali Angke yang memang bening, sementara Kali Ciujung enggak disisir oleh Gubernur Banten,” ujar Mahesa dalam video tersebut.
Ia juga meminta Gubernur Banten bersama Bupati Serang melibatkan sejumlah menteri untuk turun langsung ke lapangan guna memeriksa dugaan pencemaran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan nakal.
“Kalau Gubernur Banten sama Bupati Serang enggak pelongo, ajak itu Menteri Desa, Menteri Pertanian, Menteri PUPR, ajak bareng-bareng buat sidak pabrik-pabrik nakal di Banten, terutama di Serang. Ini mah Kali Angke disisir, Kali Ciujung enggak, kan pelongo,” lanjutnya.
Mahesa berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan di lokasi tertentu, tetapi juga menindaklanjuti dugaan pencemaran sungai secara menyeluruh. Menurutnya, pemeriksaan langsung terhadap aktivitas industri diperlukan untuk memastikan sumber pencemaran dan mendorong penegakan aturan lingkungan.
Hingga berita ini disusun, dugaan pencemaran Kali Ciujung tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan yang disampaikan Mahesa maupun hasil pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga mencemari sungai tersebut.
(Rwn)

Komentar