PAPUA BARAT DAYA,WALIPOS.com – Penyisiran yang dilakukan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut di sekitar Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, membuahkan hasil. Personel Satgas Yonif 9 Marinir menemukan senjata api jenis Caracal yang terbungkus karung bekas di sebuah gua kecil di pinggir sungai, Jumat (16/10/2026) pagi.
Penemuan tersebut dilakukan setelah beberapa hari pencarian pascakontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pada 9 Oktober 2026.
Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) TNI Angkatan Laut, kontak tembak bermula ketika personel Satgas Yonif 9 Marinir mendeteksi pergerakan tiga orang yang diduga anggota kelompok bersenjata OPM di sekitar Sungai Frambu.
Dalam insiden tersebut, satu jenazah yang diidentifikasi sebagai Manfred Fatem, Komandan Operasi OPM Kodap IV/Sorong Raya, berhasil dievakuasi. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.
Pasca-kejadian, prajurit Marinir melanjutkan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Frambu hingga kawasan sekitar yang memiliki medan terjal. Pencarian dilakukan untuk menelusuri keberadaan dua orang yang dilaporkan hanyut sekaligus mencari senjata api jenis Caracal yang sebelumnya belum ditemukan.
Dalam operasi tersebut, personel Marinir juga telah mengamankan satu pucuk senjata api jenis AK-101, amunisi, bendera Bintang Kejora, serta sejumlah atribut lainnya.
Hingga Jumat (16/10/2026), pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan hanyut masih terus dilakukan. Proses pencarian mempertimbangkan kondisi arus sungai dan medan di sekitar lokasi.
Penemuan senjata Caracal tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyisiran yang dilakukan prajurit Marinir setelah kontak tembak di kawasan Sungai Frambu.*
(Rwn)
Sumber: MarinirAL

Komentar